Skip to main content

BRTV

Langit Kalimantan Menguning Akibat Karhutla Parah, Kualitas Udara Berbahaya, Warga Diminta Pakai Masker

Ilustrasi langit kalimantan. Foto: Pinterest

BRTV.CO.ID – Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah kekuningan dan diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya titik panas dan memburuknya kualitas udara di sejumlah daerah.

Kementerian Kehutanan melaporkan sebanyak 1.359 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi secara nasional berdasarkan pemantauan hingga Senin, 5 Oktober 2026. Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian utama karena mencatat jumlah hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas pengendalian karhutla.

Langit Menguning, Warga Diminta Waspada

Kabut asap akibat karhutla tidak hanya mengganggu jarak pandang dan aktivitas masyarakat, tetapi juga membawa partikel halus yang berisiko bagi kesehatan.

PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan.

Masyarakat di wilayah yang terdampak kabut asap diimbau menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk serta membatasi aktivitas di luar ruangan.

Gunakan Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak kabut asap disarankan memantau perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Jika kualitas udara memburuk, masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikulat. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan perlu mendapat perhatian lebih.

Karhutla Masih Terus Ditangani

Pemerintah terus melakukan penanganan melalui operasi pemadaman darat dan udara serta pemantauan titik panas.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak menganggap remeh kabut asap. Selain menjaga kesehatan diri dan keluarga, masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperparah kondisi karhutla.

Langit Kalimantan yang menguning menjadi pengingat bahwa dampak karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. :::