Skip to main content

BRTV

Apa Itu Air Demineral dan Apakah Aman Diminum Setiap Hari?

Ilustrasi air minum. Foto: Pinterest

Air putih menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua air minum memiliki kandungan yang sama. Di antara berbagai jenis air minum dalam kemasan, ada yang dikenal sebagai air demineral.

Istilah tersebut mungkin sudah sering terlihat pada label botol atau galon air minum. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya mengenai perbedaannya dengan air mineral dan apakah air demineral aman untuk dikonsumsi setiap hari.

Secara sederhana, air demineral merupakan air yang telah melalui proses pemurnian untuk mengurangi atau menghilangkan kandungan mineral dan ion yang terdapat di dalamnya.

Proses tersebut dapat dilakukan menggunakan sejumlah metode, seperti reverse osmosis, deionisasi, maupun distilasi. Hasilnya adalah air dengan kandungan mineral yang jauh lebih rendah dibandingkan air mineral.

Apa Bedanya Air Mineral dan Air Demineral?

Perbedaan utama keduanya terletak pada kandungan mineral.

Air mineral masih memiliki mineral alami seperti kalsium, magnesium, natrium, dan kalium dalam jumlah tertentu. Kandungan tersebut berasal dari sumber air dan menjadi salah satu karakteristik air mineral.

Sementara itu, air demineral telah melalui proses pengolahan yang bertujuan mengurangi kandungan mineral. Karena itu, komposisinya berbeda dengan air mineral yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Bagi konsumen, cara paling mudah untuk membedakannya adalah dengan memperhatikan label pada kemasan. Produk air minum dalam kemasan memiliki kategori yang berbeda sesuai jenis dan standar yang berlaku.

Apakah Air Demineral Bisa Diminum?

Jawabannya, bisa.

Air demineral yang diproduksi dan diedarkan sesuai standar keamanan pangan pada dasarnya dapat dikonsumsi. Air tersebut tetap berfungsi sebagai sumber cairan untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh.

Anggapan bahwa air demineral otomatis berbahaya karena kandungan mineralnya rendah juga tidak tepat.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan. Tubuh tetap membutuhkan berbagai mineral untuk menjalankan fungsi normalnya. Sebagian besar kebutuhan mineral tersebut sebenarnya diperoleh dari makanan, bukan hanya dari air minum.

Karena itu, pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting dalam memenuhi kebutuhan mineral tubuh.

Apakah Cocok untuk Minum Setiap Hari?

Air demineral dapat menjadi salah satu pilihan air minum selama memenuhi standar keamanan dan kebutuhan cairan tubuh tetap tercukupi.

Meski demikian, kandungan mineral dalam air minum memang dapat menjadi salah satu sumber tambahan mineral. Organisasi Kesehatan Dunia juga telah membahas persoalan air dengan kandungan mineral sangat rendah dan pentingnya mempertimbangkan asupan mineral secara keseluruhan.

Artinya, persoalan utamanya bukan sekadar apakah air tersebut mengandung mineral atau tidak, tetapi bagaimana kebutuhan nutrisi seseorang terpenuhi melalui pola makan dan minuman secara keseluruhan.

Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, pilihan jenis air minum juga dapat berbeda. Dalam situasi seperti ini, sebaiknya pilihan konsumsi disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

Mengapa Air Demineral Banyak Digunakan?

Air dengan kandungan mineral rendah memiliki sejumlah kegunaan. Selain untuk konsumsi, air hasil proses demineralisasi juga banyak dimanfaatkan dalam bidang medis, industri, farmasi, hingga kebutuhan rumah tangga tertentu.

Kandungan mineral yang sangat rendah membuat air tersebut tidak mudah meninggalkan endapan mineral pada peralatan.

Dalam produk air minum, proses pemurnian juga menjadi bagian dari pengolahan untuk menghasilkan air yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu.

Jangan Hanya Melihat Istilah di Label

Ketika memilih air minum, konsumen sebaiknya tidak hanya berfokus pada istilah “mineral” atau “demineral”.

Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan produk memiliki izin edar dan memenuhi standar yang berlaku. Kondisi kemasan juga perlu diperhatikan, terutama jika air dibeli dalam kemasan botol atau galon.

Selain itu, kebutuhan setiap orang bisa berbeda. Aktivitas fisik, kondisi lingkungan, pola makan, dan kondisi kesehatan dapat memengaruhi kebutuhan cairan maupun mineral seseorang.

Pada akhirnya, baik air mineral maupun air demineral sama-sama dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan cairan selama produk tersebut aman dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Yang terpenting adalah memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan setiap hari sekaligus memperoleh kebutuhan mineral dan nutrisi dari pola makan yang seimbang.