Skip to main content

BRTV

Jangan Asal Membersihkan Abu Vulkanik, Ini Cara yang Tepat

Ilustrasi membersihkan rumah dari abu vulkanik. Foto: Pinterest

Erupsi gunung api dapat meninggalkan abu vulkanik di berbagai tempat, mulai dari halaman rumah, kendaraan, jalan, hingga atap bangunan. Material tersebut perlu dibersihkan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan masalah baru bagi kesehatan maupun lingkungan.

Abu vulkanik terdiri dari partikel berukuran sangat halus yang mudah beterbangan ketika terkena angin atau saat permukaannya digerakkan. Karena itu, aktivitas membersihkan abu sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan perlindungan diri.

Gunakan Masker dan Pelindung Mata

Sebelum mulai membersihkan abu, gunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup partikel vulkanik. Kacamata pelindung juga dapat digunakan agar abu tidak mudah masuk ke mata.

Hindari menyentuh wajah, terutama hidung dan mata, selama proses pembersihan. Setelah selesai, segera cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih.

Jangan Menyapu Abu Saat Kering

Abu vulkanik yang masih kering dapat dengan mudah terangkat ke udara ketika disapu. Kondisi tersebut membuat partikel abu berpotensi terhirup.

Untuk mengurangi debu yang beterbangan, permukaan dapat dibasahi terlebih dahulu dengan air secukupnya. Namun, penggunaan air harus tetap dikendalikan agar abu tidak terbawa ke saluran pembuangan dan menyebabkan penyumbatan.

Bersihkan dari Bagian yang Lebih Tinggi

Pada bangunan, endapan abu di bagian atap perlu mendapatkan perhatian karena tumpukan yang berat dapat memberikan tambahan beban pada struktur.

Pembersihan harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan mempertimbangkan keselamatan. Jangan naik ke atap apabila kondisinya licin, rapuh, atau berisiko membahayakan.

Perhatikan Saluran Air

Abu yang bercampur dengan air dapat berubah menjadi material seperti lumpur dan berpotensi menyumbat selokan, talang, maupun saluran pembuangan.

Karena itu, abu yang telah dikumpulkan sebaiknya tidak langsung dibuang ke saluran air. Kumpulkan material tersebut di tempat yang sesuai agar tidak mengganggu sistem drainase.

Bersihkan Kendaraan Secara Perlahan

Kendaraan yang tertutup abu juga perlu dibersihkan dengan metode yang benar. Hindari menggosok permukaan kendaraan ketika masih terdapat banyak partikel abu karena gesekan dapat menyebabkan permukaan tergores.

Bilas abu secara perlahan menggunakan air sebelum melakukan pembersihan lebih lanjut.

Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Jika sebaran abu masih berlangsung, masyarakat sebaiknya membatasi kegiatan di luar ruangan. Tutup pintu dan jendela untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.

Ikuti pula informasi terbaru mengenai perkembangan erupsi dan sebaran abu dari instansi berwenang.

Utamakan Keselamatan Saat Membersihkan

Membersihkan abu vulkanik bukan sekadar membuat lingkungan kembali bersih. Prosesnya juga perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan.

Jika abu menumpuk dalam jumlah besar atau kondisi lokasi tidak aman, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melakukan pembersihan sendiri. Masyarakat dapat mengikuti arahan petugas terkait penanganan material vulkanik.