Skip to main content

BRTV

Kebakaran Melanda Kawasan Gunung Ijen, Api Menjalar di Area Cagar Alam

Ilustrasi kawasan gunung ijen. Foto: Pinterest

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Ijen, Jawa Timur. Api terpantau berada di wilayah Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup dan dilaporkan semakin meluas dalam beberapa hari terakhir.

Kobaran api bahkan dapat terlihat dari sejumlah permukiman yang berada di lereng Ijen. Kondisi tersebut membuat upaya penanganan menjadi perhatian karena lokasi kebakaran berada di kawasan konservasi.

Informasi dari petugas menyebut titik api mulai terdeteksi pada Kamis (3/9/2026) dini hari. Api terlihat cukup jelas dari kejauhan karena berada di kawasan atas cagar alam.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Purwantono, mengatakan petugas masih melakukan mobilisasi untuk mencapai lokasi kebakaran. Medan yang berada di kawasan pegunungan menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

Kemarau dan Angin Jadi Faktor Risiko

Kondisi musim kemarau membuat kawasan hutan lebih rentan mengalami kebakaran. Vegetasi yang mengering akibat minimnya curah hujan dapat menjadi bahan bakar yang mudah terbakar.

Situasi tersebut semakin berisiko ketika angin bertiup kencang. Api yang mengenai rerumputan, semak, maupun dedaunan kering dapat menyebar dengan cepat mengikuti arah angin.

Petugas hingga kini masih melakukan upaya untuk mengendalikan kobaran api. Luasan kawasan yang terdampak juga masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan secara keseluruhan.

Belum Menjangkau Kawasan Wisata Ijen

Meski kebakaran terjadi di kawasan Gunung Ijen, lokasi api yang dilaporkan berada di Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup belum mencapai kawasan destinasi wisata Ijen.

Meski demikian, masyarakat dan wisatawan tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Kondisi cuaca kering dan angin yang berubah-ubah dapat meningkatkan risiko penyebaran api.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api di kawasan hutan.

Petugas Berupaya Menjangkau Titik Api

Penanganan kebakaran terus dilakukan dengan mengerahkan tim ke lokasi yang terdampak. Namun, kondisi medan di kawasan konservasi menjadi kendala tersendiri karena titik api berada di area yang tidak mudah dijangkau.

Selain faktor medan, keterbatasan komunikasi di beberapa bagian kawasan juga menjadi tantangan bagi petugas dalam melakukan koordinasi.

Sampai saat ini, proses pemadaman dan upaya mengisolasi titik api masih berlangsung. Petugas berusaha mencegah api meluas ke wilayah lain di sekitar kawasan Gunung Ijen.

Kebakaran di kawasan konservasi tersebut menjadi pengingat bahwa musim kemarau membutuhkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kebakaran hutan. Pencegahan dari masyarakat juga menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya titik api baru.