Skip to main content

BRTV

Kenapa Neptunus Berwarna Biru? Bukan karena Punya Laut Seperti Bumi

Ilustrasi neptunus. Foto: Pinterest

Jika membayangkan sebuah planet berwarna biru, laut yang luas mungkin menjadi hal pertama yang terlintas. Namun, gambaran itu tidak berlaku untuk Neptunus.

Planet kedelapan dari Matahari tersebut memang tampak biru jika dilihat dari luar angkasa, tetapi warna itu bukan berasal dari permukaan yang dipenuhi lautan seperti Bumi. Neptunus bahkan tidak memiliki permukaan padat yang bisa dipijak.

Warna biru Neptunus justru berkaitan erat dengan atmosfernya. Lapisan gas yang menyelimuti planet ini mengandung hidrogen dan helium dalam jumlah besar, serta sejumlah kecil metana.

Metana Membuat Neptunus Tampak Biru

Metana menjadi salah satu kunci untuk memahami warna khas Neptunus.

Ketika cahaya Matahari mencapai atmosfer planet tersebut, molekul metana menyerap sebagian besar cahaya merah. Sementara itu, cahaya pada bagian biru dari spektrum lebih banyak dipantulkan kembali sehingga Neptunus terlihat berwarna biru.

Proses tersebut berbeda dengan apa yang terjadi di Bumi. Warna biru langit Bumi terutama berkaitan dengan hamburan cahaya oleh molekul di atmosfer. Pada Neptunus, penyerapan cahaya merah oleh metana memainkan peran penting dalam menghasilkan warna birunya.

Namun, warna Neptunus ternyata tidak sesederhana yang terlihat dalam sejumlah foto luar angkasa.

Ternyata Neptunus Tidak Selalu Sebiru Foto

Selama bertahun-tahun, gambar Neptunus dari misi Voyager 2 dikenal dengan warna biru yang sangat pekat. Pesawat ruang angkasa tersebut melintas dekat Neptunus pada 1989 dan menjadi satu-satunya wahana yang pernah melakukan penerbangan lintas dekat planet itu.

Penelitian dan pengolahan ulang data kemudian menunjukkan bahwa tampilan Neptunus dalam sejumlah gambar lama telah mengalami penyesuaian warna untuk menonjolkan detail atmosfernya.

Pengamatan yang lebih baru menunjukkan bahwa warna alami Neptunus lebih mendekati biru kehijauan atau cyan, meskipun tetap terlihat lebih biru dibandingkan Uranus dalam kondisi pengamatan tertentu.

Mengapa Neptunus Lebih Biru dari Uranus?

Menariknya, Neptunus dan Uranus memiliki komposisi atmosfer yang cukup mirip. Keduanya sama-sama merupakan planet raksasa es dan mengandung metana di atmosfer.

Lalu, mengapa warna keduanya terlihat berbeda?

Penelitian menunjukkan bahwa kabut atau partikel aerosol di atmosfer turut berperan. Uranus memiliki lapisan kabut yang lebih tebal sehingga tampilannya menjadi lebih pucat. Sementara itu, atmosfer Neptunus yang lebih aktif dan turbulen membantu mengurangi ketebalan lapisan kabut tersebut.

Akibatnya, warna biru Neptunus terlihat lebih kuat.

Tidak Ada Laut Biru di Permukaannya

Nama Neptunus memang identik dengan dewa laut dalam mitologi Romawi. Namun, warna birunya tidak berarti planet tersebut memiliki lautan seperti Bumi.

Neptunus tidak mempunyai permukaan padat. Atmosfernya berlanjut semakin dalam hingga berubah menjadi materi yang sangat panas dan bertekanan tinggi.

Para ilmuwan memperkirakan bagian dalam Neptunus mengandung material seperti air, amonia, dan metana dalam kondisi yang sangat berbeda dari keadaan zat-zat tersebut di Bumi.

Jadi, ketika Neptunus terlihat seperti bola biru raksasa di angkasa, warna tersebut merupakan hasil interaksi cahaya Matahari dengan atmosfernya.

Bukan karena ada samudra luas di permukaannya, melainkan karena atmosfer yang kaya metana membuat warna merah lebih banyak terserap dan menyisakan rona biru yang menjadi ciri khas planet tersebut.