
BRTV.co.id – Selama ini, kulit manggis biasanya langsung dibuang setelah buahnya dikupas. Padahal, bagian yang berwarna ungu kemerahan tersebut ternyata mengandung sejumlah senyawa alami yang menarik untuk dimanfaatkan.
Kulit manggis atau Garcinia mangostana diketahui mengandung senyawa bioaktif, terutama xanthone, flavonoid, tanin, dan berbagai senyawa polifenol. Kandungan tersebut membuat kulit manggis banyak diteliti karena memiliki aktivitas antioksidan dan potensi manfaat lainnya bagi tubuh.
Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar penelitian mengenai khasiat kulit manggis masih berada pada tahap laboratorium atau penelitian pada hewan. Bukti manfaatnya pada manusia masih terbatas. Karena itu, kulit manggis sebaiknya tidak dianggap sebagai obat untuk menggantikan pengobatan medis.
Cara Mengolah Kulit Manggis
Salah satu cara sederhana untuk memanfaatkan kulit manggis adalah mengolahnya menjadi minuman herbal.
Berikut cara yang bisa dilakukan di rumah:
1. Pilih Buah yang Segar
Gunakan manggis yang masih segar dan tidak berjamur. Hindari menggunakan kulit buah yang sudah membusuk atau berubah kualitas.
2. Cuci hingga Bersih
Sebelum dikupas, cuci manggis menggunakan air mengalir. Setelah kulit dipisahkan dari buah, cuci kembali bagian kulit yang akan digunakan.
Langkah ini penting untuk mengurangi kotoran yang mungkin menempel pada permukaan kulit.
3. Iris Kulit Manggis
Potong kulit manggis menjadi bagian-bagian kecil atau iris tipis agar lebih mudah dikeringkan.
4. Keringkan
Kulit yang sudah diiris dapat dikeringkan dengan cara dijemur di tempat yang bersih dan memiliki sirkulasi udara baik.
Pastikan kulit benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah pertumbuhan jamur.
5. Rebus dengan Air
Ambil secukupnya kulit manggis yang telah dikeringkan, kemudian rebus bersama air.
Setelah air berubah warna menjadi kemerahan atau kecokelatan, saring dan biarkan hingga cukup hangat sebelum diminum.
Rasanya cenderung pahit dan sepat. Jika ingin menambahkan pemanis, gunakan secukupnya dan jangan berlebihan.
Apa Saja Manfaat Kulit Manggis?
1. Mengandung Senyawa Antioksidan
Kulit manggis dikenal memiliki kandungan xanthone dan berbagai senyawa polifenol. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas.
Antioksidan sendiri merupakan bagian penting dalam sistem perlindungan tubuh terhadap kerusakan sel akibat stres oksidatif.
2. Berpotensi Membantu Mengurangi Peradangan
Senyawa xanthone yang terdapat dalam kulit manggis banyak diteliti karena memiliki aktivitas antiinflamasi.
Meski demikian, hasil penelitian tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa konsumsi kulit manggis dapat mengobati penyakit yang berkaitan dengan peradangan pada manusia.
3. Mendukung Kesehatan Tubuh
Kandungan berbagai senyawa bioaktif membuat kulit manggis berpotensi menjadi salah satu sumber bahan alami yang dapat mendukung pola hidup sehat.
Namun, manfaat tersebut sebaiknya dilihat sebagai pelengkap, bukan pengganti makanan bergizi maupun pengobatan dari dokter.
4. Berpotensi Mendukung Kesehatan Kulit
Kandungan antioksidan dalam kulit manggis juga banyak dikaitkan dengan pemeliharaan kesehatan kulit.
Antioksidan membantu melindungi sel dari paparan radikal bebas. Meski begitu, manfaat khusus kulit manggis untuk mengatasi masalah kulit tertentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
5. Memiliki Potensi Antimikroba
Sejumlah penelitian terhadap ekstrak kulit manggis menemukan adanya aktivitas terhadap beberapa jenis mikroorganisme.
Akan tetapi, temuan tersebut tidak berarti rebusan kulit manggis dapat menggantikan obat untuk mengatasi infeksi. Jika mengalami infeksi atau keluhan kesehatan tertentu, pemeriksaan dan pengobatan medis tetap diperlukan.
6. Berpotensi Mendukung Pengendalian Gula Darah
Senyawa yang terdapat dalam kulit manggis juga telah diteliti terkait metabolisme gula darah.
Hasil penelitian awal menunjukkan adanya potensi, tetapi bukti pada manusia belum cukup kuat untuk menjadikan kulit manggis sebagai terapi diabetes.
Penderita diabetes sebaiknya tidak mengganti obat atau pola makan yang telah dianjurkan dokter dengan konsumsi kulit manggis.
Jangan Berlebihan Mengonsumsinya
Meski berasal dari buah, bukan berarti kulit manggis dapat dikonsumsi tanpa batas.
Terlebih lagi, konsumsi kulit manggis dalam bentuk ekstrak atau suplemen dapat memberikan paparan senyawa aktif dalam jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan konsumsi biasa.
Orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu, memiliki penyakit kronis, sedang hamil atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi produk berbahan ekstrak kulit manggis.
Hindari pula menggunakan kulit manggis yang sudah berjamur, membusuk, atau tidak diketahui kebersihannya.
Jangan Anggap Kulit Manggis sebagai Obat
Popularitas kulit manggis sebagai bahan herbal membuat berbagai klaim manfaat beredar di masyarakat. Mulai dari menurunkan gula darah, mengatasi tekanan darah tinggi hingga mencegah kanker.
Namun, klaim tersebut perlu disikapi secara bijak. Penelitian mengenai senyawa xanthone memang menunjukkan berbagai potensi dalam penelitian praklinis, tetapi hasil penelitian laboratorium atau hewan tidak otomatis berarti efek yang sama terjadi pada manusia.
Karena itu, kulit manggis lebih tepat dipandang sebagai bahan pangan atau herbal yang memiliki potensi dan masih terus diteliti.
Manfaatkan, tetapi Tetap Bijak
Kulit manggis ternyata tidak sepenuhnya menjadi limbah. Kandungan xanthone, flavonoid, tanin, dan senyawa polifenol lainnya membuatnya menarik untuk dimanfaatkan.
Cara paling sederhana adalah mengolah kulit yang sudah dibersihkan dan dikeringkan menjadi minuman herbal. Namun, kebersihan bahan dan jumlah konsumsi tetap perlu diperhatikan.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengandalkan satu bahan alami. Pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap menjadi bagian penting dalam menjaga tubuh.
Jadi, kulit manggis jangan buru-buru dibuang. Bagian buah yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata memiliki kandungan alami yang menarik untuk dimanfaatkan, selama diolah dengan benar dan dikonsumsi secara bijak.
BRTV.co.id :::







