
Warga Kota Medan sempat dibuat penasaran dengan penampakan matahari yang terlihat berwarna merah pekat. Fenomena tersebut menjadi perhatian karena warna matahari tampak berbeda dari biasanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut. Menurut BMKG, perubahan warna yang terlihat bukan berarti matahari benar-benar berubah warna, melainkan merupakan efek optik yang terjadi akibat kondisi atmosfer.
BMKG menjelaskan, keberadaan sejumlah partikel di udara, seperti aerosol, debu, dan asap, dapat memengaruhi perjalanan cahaya matahari sebelum mencapai permukaan bumi.
Ketika melewati atmosfer yang mengandung partikel-partikel tersebut, cahaya dengan spektrum biru lebih banyak mengalami hamburan. Akibatnya, cahaya yang sampai ke mata manusia terlihat lebih dominan dalam warna merah atau jingga.
Efek tersebut biasanya semakin mudah diamati ketika posisi matahari masih rendah, terutama pada pagi atau menjelang matahari terbenam.
Dipengaruhi kondisi udara di Medan
BMKG Wilayah I menduga kuat penampakan matahari kemerahan di Medan berkaitan dengan meningkatnya kandungan aerosol di atmosfer.
Hasil pemantauan kondisi atmosfer menunjukkan adanya keadaan haze, yaitu kondisi udara yang terlihat kabur, di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Kondisi tersebut terpantau terutama pada periode sore hingga malam hari.
Keberadaan partikel di atmosfer membuat cahaya matahari mengalami proses hamburan dan penyaringan. Proses inilah yang kemudian menyebabkan warna matahari terlihat jauh lebih merah dibandingkan kondisi normal.
BMKG menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan fenomena optik atmosfer. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mengartikan perubahan warna matahari tersebut sebagai tanda bahwa matahari mengalami perubahan secara fisik.
Fenomena serupa pada dasarnya dapat terjadi ketika kondisi atmosfer memungkinkan partikel-partikel di udara memengaruhi jalur cahaya matahari sebelum mencapai penglihatan manusia.
Masyarakat yang melihat matahari berwarna merah pekat di Medan karena itu tidak perlu panik. Perubahan warna yang tampak merupakan hasil interaksi cahaya matahari dengan kondisi atmosfer pada saat pengamatan.







