
Jakarta, 13 Agustus 2026 – PT PLN (Persero) menyiapkan pengamanan kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang akan berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8). Persiapan dilakukan melalui pemeriksaan infrastruktur, simulasi sistem, pengujian pasokan cadangan, hingga kesiapan personel untuk memastikan kebutuhan listrik selama agenda kenegaraan tersebut terpenuhi secara andal.
Kepala Biro Pengelolaan Bangunan dan Wisma Sekretariat Jenderal DPR RI, Achmad Sani Alhusain, mengapresiasi kesiapan dan dukungan PLN dalam pengamanan kelistrikan di Kompleks Parlemen.
“Sejak simulasi awal beberapa minggu lalu hingga saat ini, PLN telah memberikan dukungan penuh, termasuk menyiapkan pasokan listrik berlapis untuk menjaga kestabilan kelistrikan dalam pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI,” ujar Achmad.

Menurut Achmad, keandalan listrik menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung rangkaian agenda kenegaraan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan melibatkan banyak pihak.
“Ini merupakan agenda besar berskala nasional. Kami mempercayakan kepada PLN untuk memastikan kebutuhan kelistrikan di DPR RI dapat mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Selama ini respons PLN terhadap kebutuhan kami sangat cepat dan kerja sama yang terjalin juga sangat baik,” tambah Achmad.
Dalam pengecekan kesiagaan kelistrikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8), Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, turut memastikan kesiapan sistem, infrastruktur, serta personel PLN menjelang pelaksanaan agenda kenegaraan tersebut.

“Sidang Tahunan MPR-RI dan sidang Bersama DPR RI-DPD RI merupakan agenda kenegaraan yang sangat penting. Kami memastikan seluruh infrastruktur, sistem pengamanan, dan personel dalam kondisi siap. Pasokan kami siapkan secara berlapis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar dengan dukungan listrik yang andal,” tegas Arsya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa PLN bersama pengelola Kompleks Parlemen telah menyiapkan skema pengamanan pasokan berlapis. Pasokan kelistrikan utama dengan Uninterruptible Power Supply (UPS) kapasitas 1.500 kVA. Sementara itu, pasokan kelistrikan cadangan disiapkan melalui lima penyulang dari empat gardu induk dan dua subsistem, serta genset dengan kapasitas 600 kVA sebagai bagian dari skema pengamanan keandalan pasokan listrik.
Selain kesiapan sistem dan peralatan, PLN juga menyiagakan 64 personel di 18 titik strategis untuk melakukan pemantauan kondisi kelistrikan secara langsung selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kami telah menyiapkan sistem dan personel secara berlapis untuk memastikan kebutuhan listrik di Kompleks Parlemen tetap aman dan andal. Tim PLN akan melakukan pemantauan secara langsung di titik-titik strategis serta memastikan seluruh sistem dan peralatan siap mendukung kelancaran rangkaian kegiatan,” jelas Andy Adcha.
Persiapan pengamanan kelistrikan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung kelancaran berbagai agenda kenegaraan di Ibu Kota. Dengan dukungan sistem pasokan berlapis, kesiapan peralatan, serta personel yang bersiaga di lapangan, PLN memastikan kebutuhan listrik selama Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI–DPD RI dapat terpenuhi dengan aman dan andal.







