
BRTV. – Sebanyak 1.500 peserta mengikuti Pekan Olahraga Ikatan Keluarga Gunungkidul (POR IKG) 2026 yang digelar di Bekasi International Soccer Field, Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat asal Gunungkidul yang tinggal di wilayah Jabodetabek hingga Banten.
Pekan olahraga tersebut resmi dibuka pada Minggu (1/11/2026) oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
Mengusung tema “Guyub Rukun, Sportivitas dan Prestasi”, POR IKG 2026 mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli, tenis meja, dan bulu tangkis.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai kontingen yang turut ambil bagian dalam kegiatan olahraga perdana tersebut.
Empat Cabang Olahraga Dipertandingkan
POR IKG 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Empat cabang olahraga yang dipertandingkan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berkompetisi sekaligus memperkuat kebersamaan antarkomunitas.
Ketua Panitia POR IKG 2026, Suyanto, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan melalui koordinasi berbagai unsur organisasi agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan baik.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.
Perkuat Silaturahmi Warga di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik penyelenggaraan POR IKG 2026. Menurutnya, Kota Bekasi merupakan rumah bagi masyarakat dari berbagai daerah, termasuk warga asal Gunungkidul.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan di Kota Bekasi.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap warga Gunungkidul yang menetap di Bekasi dan sekitarnya tetap menjaga hubungan baik serta berkontribusi bagi lingkungan tempat tinggalnya.
Melalui POR IKG 2026, olahraga diharapkan tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan mendorong semangat hidup sehat di tengah masyarakat.







