BRTV

Kunjungan PM Thailand ke Indonesia, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

PM Thailand Anutin Charnvirakul. Foto; Reuters

Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi instagram TMC Polda Metro pada Senin pagi. Dalam postingan tersebut kunjungan PM Thailand berlangsung mulai Senin sampai Selasa, 3–4 Agustus 2026.

“Indonesia menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Y.M. Anutin Charnvirakul, pada Senin – Selasa, 3 s.d 4 Agustus 2026,” tulis akun resmi @tmcpoldametro.

Dalam rangka mendukung kelancaran agenda tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta.

“Guna kelancaran acara dan bentuk penghormatan, petugas di lapangan akan melakukan pengawalan serta pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan protokol Jakarta,”lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.

Pengaturan lalu lintas dilakukan sebagai bagian dari pengawalan rombongan tamu negara selama menjalani agenda kunjungan di Indonesia. Rekayasa lalu lintas juga bertujuan menjaga kelancaran perjalanan rombongan serta memberikan penghormatan kepada tamu kenegaraan.

Sejumlah ruas jalan yang berpotensi terdampak pengaturan lalu lintas meliputi Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Trunojoyo.

Polda Metro Jaya menjelaskan, rekayasa lalu lintas hanya akan diberlakukan saat iring-iringan kendaraan Perdana Menteri Thailand dan rombongan melintas. Setelah rombongan melewati jalur tersebut, arus lalu lintas akan kembali dinormalkan.

“Rekayasa lalu lintas hanya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas,” sambung keterangan tersebut.

Masyarakat yang berencana melintasi sejumlah ruas jalan tersebut diimbau untuk mengatur waktu perjalanan serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kepadatan selama proses pengawalan berlangsung.