Skip to main content

BRTV

Musim Kemarau Bikin Tubuh Gampang Lelah, 5 Kebiasaan Ini Perlu Dijaga

Ilustrasi. Foto: Pinterest

Cuaca panas dan udara yang lebih kering selama musim kemarau bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih menguras tenaga. Tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu, sementara cairan yang keluar melalui keringat juga dapat meningkat.

Jika tidak diimbangi dengan pola hidup yang baik, rasa lelah, haus, pusing, hingga sulit berkonsentrasi bisa lebih mudah muncul. Karena itu, beberapa kebiasaan sederhana penting diperhatikan agar kondisi tubuh tetap terjaga selama cuaca panas.

Berikut lima kebiasaan yang dapat dilakukan.

1. Jangan Abaikan Waktu Tidur

Aktivitas yang padat terkadang membuat waktu tidur menjadi berkurang. Padahal, istirahat yang cukup diperlukan tubuh untuk memulihkan energi dan menjaga kemampuan berkonsentrasi.

Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga delapan jam tidur setiap malam. Menjaga jadwal tidur yang teratur dan mengurangi kebiasaan begadang dapat membantu tubuh menghadapi aktivitas harian.

2. Biasakan Minum Sebelum Terlalu Haus

Kebutuhan cairan menjadi perhatian penting ketika suhu udara meningkat. Tubuh kehilangan cairan melalui keringat, terutama ketika seseorang banyak bergerak atau berada di luar ruangan.

Minum air secara teratur dapat membantu mencegah dehidrasi. Jangan hanya menunggu rasa haus muncul untuk mengambil minum.

Dehidrasi dapat ditandai dengan sejumlah keluhan, seperti lemas, sakit kepala, pusing, sulit berkonsentrasi, serta urine yang lebih sedikit atau berwarna lebih pekat.

3. Atur Aktivitas Saat Cuaca Terik

Berolahraga dan tetap aktif tentu baik bagi kesehatan. Namun, waktu serta intensitas aktivitas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Aktivitas fisik yang berat di bawah sinar matahari langsung ketika suhu sedang tinggi dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Jika harus beraktivitas di luar, gunakan perlindungan seperti topi atau payung. Memilih waktu ketika cuaca belum terlalu terik juga dapat membantu mengurangi paparan panas.

4. Berikan Perlindungan untuk Kulit

Musim kemarau juga identik dengan paparan sinar matahari yang lebih terasa. Karena itu, perlindungan terhadap sinar ultraviolet tidak sebaiknya dilewatkan.

Sunscreen dapat digunakan pada bagian kulit yang tidak tertutup pakaian. Topi, payung, serta pakaian yang nyaman dan dapat melindungi kulit juga dapat menjadi pilihan ketika beraktivitas di luar ruangan.

Selain membantu melindungi kulit dari paparan UV, mencari tempat teduh secara berkala juga dapat membantu tubuh mengurangi paparan panas berlebih.

5. Jangan Asal Pilih Makanan

Energi tubuh juga sangat dipengaruhi oleh asupan makanan. Selama musim kemarau, pola makan tetap perlu dijaga agar kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Menu harian sebaiknya terdiri dari beragam makanan, termasuk sayuran, buah-buahan, sumber protein, biji-bijian, dan karbohidrat.

Sementara itu, makanan cepat saji serta makanan dan minuman dengan kandungan gula atau lemak tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Pola makan yang beragam dan seimbang membantu tubuh memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Dengarkan Sinyal dari Tubuh

Menjaga kebugaran saat musim kemarau sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Tidur yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, mengatur aktivitas, melindungi diri dari paparan matahari, dan menjaga pola makan merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan secara konsisten.

Jika tubuh mulai terasa sangat lemas, pusing, mengalami sakit kepala, haus berlebihan, atau menunjukkan tanda-tanda kepanasan, jangan memaksakan diri untuk terus beraktivitas. Segera beristirahat di tempat yang lebih sejuk dan penuhi kebutuhan cairan.

Paparan panas yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan terkait panas, sehingga gejala yang berat perlu mendapat perhatian medis.

Pada akhirnya, menjaga stamina selama musim kemarau bukan hanya soal menghindari rasa lelah. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin dapat membantu tubuh tetap siap menghadapi aktivitas, meski cuaca sedang panas.