
Gigi berlubang sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya menyebabkan sakit atau ngilu. Padahal, gangguan pada gigi dan mulut yang disertai infeksi ternyata dapat berdampak lebih luas terhadap kesehatan tubuh.
Salah satu yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan kaitannya dengan kesehatan jantung. Lantas, apakah benar gigi berlubang bisa berhubungan dengan masalah pada organ tersebut?
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Prof Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FSCAI, mengatakan bahwa hubungan antara infeksi gigi dan masalah jantung bukan sekadar mitos.
Infeksi pada Gigi Perlu Ditangani
Menurut Prof Antonia, infeksi yang berasal dari gigi perlu mendapatkan perhatian serius. Bahkan, sebelum pasien menjalani tindakan medis tertentu, kondisi infeksi pada gigi dapat menjadi salah satu hal yang diperiksa dan ditangani terlebih dahulu.
Langkah tersebut bertujuan untuk menghilangkan sumber infeksi yang ada di dalam rongga mulut.
Masalahnya bukan semata-mata pada lubang di gigi, tetapi pada infeksi yang dapat menyertainya. Ketika infeksi tidak ditangani dengan baik, bakteri berpotensi menyebar dan menimbulkan gangguan pada bagian tubuh lainnya.
Bakteri Dapat Menimbulkan Komplikasi
Rongga mulut memiliki hubungan yang erat dengan sistem peredaran darah. Karena itu, infeksi yang terjadi di area gigi dan mulut perlu diperhatikan, terutama jika berlangsung dalam waktu lama.
Infeksi yang tidak ditangani dapat menjadi sumber penyebaran bakteri ke bagian tubuh lain. Pada kondisi tertentu, penyebaran tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang berkaitan dengan organ vital, termasuk jantung.
Namun, hal ini tidak berarti setiap orang yang memiliki gigi berlubang pasti akan mengalami penyakit jantung. Risiko dan dampaknya bergantung pada kondisi infeksi serta keadaan kesehatan masing-masing orang.
Bukan Hanya Jantung yang Perlu Diwaspadai
Prof Antonia juga mengingatkan bahwa dampak infeksi dari gigi tidak hanya berkaitan dengan jantung. Infeksi yang menyebar melalui tubuh berpotensi memengaruhi organ lain.
Karena itu, menjaga kesehatan gigi sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika rasa sakit sudah muncul.
Gigi berlubang yang dibiarkan dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Pemeriksaan ke dokter gigi diperlukan untuk mengetahui kondisi gigi dan menentukan penanganan yang tepat.
Menjaga Gigi, Menjaga Kesehatan Tubuh
Merawat kesehatan gigi dan mulut sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Menjaga kebersihan gigi secara rutin, memperhatikan pola makan, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan.
Selain kesehatan gigi, kesehatan jantung juga dipengaruhi oleh pola hidup secara keseluruhan. Aktivitas fisik yang cukup, pola makan sehat, dan kemampuan mengelola stres juga penting untuk dipertahankan.
Jadi, gigi berlubang bukan sekadar persoalan sakit gigi. Jika sudah disertai infeksi dan tidak mendapatkan penanganan, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan komplikasi pada bagian tubuh lain.
Karena itu, jangan menunggu sakit gigi menjadi parah. Menangani masalah gigi sejak awal merupakan salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.







