
Telur menjadi salah satu bahan makanan favorit masyarakat karena mudah diolah, harganya relatif terjangkau, dan kaya akan nutrisi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi, telur juga menyediakan vitamin B12, kolin, selenium, serta sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.
Namun, tahukah kamu bahwa cara memasak telur dapat memengaruhi kandungan nutrisi dan jumlah kalori yang dikonsumsi? Penggunaan minyak berlebihan, tambahan mentega, serta bahan pelengkap tinggi garam dapat membuat hidangan telur menjadi kurang sehat.
Karena itu, memilih metode memasak yang tepat dapat membantu menjaga kualitas nutrisi telur sekaligus mendukung pola makan seimbang. Berikut enam cara memasak telur yang bisa menjadi pilihan sehat.
1. Telur Rebus, Pilihan Praktis Tanpa Tambahan Minyak
Telur rebus menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menikmati telur. Metode ini tidak membutuhkan minyak, mentega, atau bahan tambahan lain sehingga jumlah kalorinya relatif rendah.
Selain itu, telur rebus tetap menyediakan protein berkualitas tinggi yang membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Cara membuatnya juga mudah. Masukkan telur ke dalam air, kemudian rebus hingga tingkat kematangan yang diinginkan. Untuk keamanan pangan, pastikan putih dan kuning telur matang dengan baik, terutama bagi ibu hamil, anak kecil, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Agar lebih bergizi, telur rebus dapat dipadukan dengan sayuran, buah, atau roti gandum sebagai bagian dari menu sehari-hari.
2. Telur Kukus, Minim Lemak dan Mudah Dicerna
Mengukus telur bisa menjadi alternatif bagi orang yang ingin mengurangi penggunaan minyak dalam masakan.
Telur kukus memiliki tekstur lembut dan dapat dibuat hanya dengan telur serta sedikit air. Kamu juga bisa menambahkan sayuran seperti wortel, bayam, atau brokoli untuk menambah variasi nutrisi.
Metode ini cocok dijadikan menu sarapan atau lauk pendamping nasi. Pastikan telur matang merata dan tidak menggunakan terlalu banyak garam, kecap asin, atau saus tinggi natrium.
3. Telur Orak-Arik dengan Sedikit Minyak
Telur orak-arik atau scrambled eggs tetap bisa menjadi pilihan sehat jika diolah dengan cara yang tepat.
Gunakan wajan antilengket dan sedikit minyak, misalnya minyak zaitun atau minyak nabati lainnya. Hindari penggunaan mentega, krim, dan keju secara berlebihan karena dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh serta kalori.
Untuk meningkatkan nilai gizinya, tambahkan tomat, paprika, jamur, atau bayam. Kombinasi telur dan sayuran membantu membuat menu lebih beragam tanpa harus menambahkan banyak bahan berkalori tinggi.
Perlu diingat, minyak zaitun bukan berarti bebas kalori. Jumlah minyak yang digunakan tetap berpengaruh terhadap total energi makanan.
4. Telur Ceplok dengan Minyak Secukupnya
Telur ceplok sering dianggap kurang sehat karena identik dengan proses menggoreng. Padahal, metode ini tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat jika penggunaan minyak dikendalikan.
Gunakan wajan antilengket dan cukup sedikit minyak agar telur tidak menempel. Pilih minyak nabati yang kaya lemak tak jenuh dan hindari menggoreng telur terlalu lama hingga gosong.
Selain itu, perhatikan bahan pendampingnya. Telur ceplok akan menjadi pilihan yang lebih seimbang jika disajikan bersama sayuran dan sumber karbohidrat yang sesuai, bukan selalu ditemani makanan olahan tinggi garam atau lemak.
5. Telur Panggang, Alternatif Tanpa Banyak Minyak
Memanggang telur bisa menjadi pilihan menarik bagi yang ingin mencoba variasi menu selain telur rebus atau goreng.
Telur dapat dipanggang dalam wadah tahan panas bersama sayuran, seperti tomat, bayam, dan paprika. Jika menggunakan keju atau daging olahan sebagai pelengkap, batasi jumlahnya agar kandungan garam dan lemak jenuh tidak berlebihan.
Keunggulan metode ini adalah penggunaan minyak dapat diminimalkan. Namun, nilai gizi akhir tetap bergantung pada bahan tambahan, ukuran porsi, dan cara pengolahannya.
Pastikan telur matang dengan baik sebelum dikonsumsi.
6. Telur Poached, Lembut Tanpa Perlu Minyak
Telur poached merupakan telur yang dimasak tanpa cangkang di dalam air panas. Cara ini tidak memerlukan minyak sehingga cocok untuk orang yang ingin mengurangi tambahan lemak saat memasak.
Untuk membuatnya, panaskan air hingga mendidih perlahan, pecahkan telur ke dalam wadah kecil, lalu masukkan secara hati-hati ke dalam air. Masak hingga bagian putih dan kuning telur mencapai tingkat kematangan yang aman.
Telur poached cocok disajikan bersama roti gandum, alpukat dalam porsi secukupnya, atau sayuran segar yang telah dicuci dengan baik.
Seperti metode lainnya, hindari konsumsi telur setengah matang jika kamu termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap infeksi bawaan makanan.
Tips Memasak Telur agar Lebih Sehat
Selain memilih metode memasak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar telur tetap menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.
- Batasi minyak dan mentega. Penggunaan lemak tambahan yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah kalori.
- Kurangi garam berlebihan. Terlalu banyak garam dapat meningkatkan asupan natrium harian.
- Tambahkan sayuran. Sayuran membantu menambah serat, vitamin, mineral, dan variasi nutrisi.
- Pastikan telur matang dengan aman. Memasak telur hingga putih dan kuningnya matang dapat mengurangi risiko infeksi Salmonella.
- Perhatikan keseluruhan pola makan. Kesehatan tidak hanya ditentukan oleh cara memasak telur, tetapi juga oleh keseimbangan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Kesimpulan
Ada banyak cara untuk menikmati telur tanpa harus mengorbankan nilai gizinya. Telur rebus, telur kukus, telur orak-arik dengan sedikit minyak, telur ceplok dengan minyak secukupnya, telur panggang, dan telur poached dapat menjadi pilihan yang baik.
Tidak ada satu metode memasak yang selalu paling sehat untuk semua orang. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan gizi, bahan tambahan, ukuran porsi, dan cara pengolahannya.
Dengan membatasi minyak berlebihan, mengurangi garam, menambahkan sayuran, serta memastikan telur matang dengan aman, kamu tetap bisa menikmati hidangan telur yang lezat sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Baca artikel menarik lainnya seputar kesehatan, nutrisi, makanan, dan gaya hidup hanya di BRTV melalui website resmi https://brtv.co.id/.







