BRTV

PLN Tanamkan Budaya Hemat Energi Sejak Dini, Siswa SDIT Al Muhajirin Diajak Jadi Generasi Peduli Listrik

Jakarta, BRTV.co.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pondok Kopi terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi listrik yang aman dan efisien. Upaya tersebut diwujudkan melalui program PLN Goes To School yang kali ini digelar di SDIT Al Muhajirin dengan tema “Mengenal Energi Listrik: Anak Indonesia Penjaga Energi Masa Depan.”

Manager PLN UP3 Pondok Kopi, Ari Tirtaprawita, menyampaikan edukasi kelistrikan kepada siswa-siswi SDIT Al Muhajirin melalui kegiatan PLN Mengajar dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.

Program edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya energi listrik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membangun budaya hemat energi sejak usia dini.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan bahwa pendidikan mengenai energi listrik perlu diperkenalkan kepada anak-anak agar mereka memahami pentingnya penggunaan listrik secara aman, efisien, dan bertanggung jawab.

“Anak-anak adalah generasi yang akan menentukan masa depan energi Indonesia. Melalui program PLN Goes To School, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa listrik merupakan kebutuhan penting yang harus digunakan secara aman, hemat, dan bijak. Dengan pemahaman sejak dini, kami berharap lahir generasi yang peduli terhadap keberlanjutan energi dan lingkungan,” ujarnya.

TL K3L & KAM, Cedya Quaresvita, berinteraksi dengan para siswa melalui sesi edukasi dan tanya jawab mengenai keselamatan penggunaan listrik. Para siswa tampak sangat antusias mengikuti kegiatan dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan menyenangkan melalui berbagai permainan edukatif, diskusi ringan, serta penyampaian materi yang disesuaikan dengan usia para siswa. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal proses perjalanan listrik dari pembangkit hingga sampai ke rumah, memahami manfaat listrik dalam kehidupan sehari-hari, serta mempelajari langkah-langkah keselamatan saat menggunakan peralatan listrik.

Manager PLN UP3 Pondok Kopi, Ari Tirtaprawita, menegaskan bahwa anak-anak memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar energi, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Anak-anak bukan hanya pengguna listrik di masa depan, tetapi juga penjaga energi bangsa. Dengan mengenalkan pentingnya keselamatan dan efisiensi energi sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang lebih peduli, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan energi untuk Indonesia yang lebih maju,” katanya.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap para siswa tidak hanya memahami manfaat listrik, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Langkah sederhana seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, mencabut perangkat elektronik yang tidak terpakai, serta menggunakan listrik secara bijak menjadi bagian dari pesan utama yang disampaikan kepada para peserta.

Suasana foto bersama menutup
kegiatan PLN Goes To School di SDIT Al Muhajirin yang edukatif dan ceria.

Sementara itu, pihak SDIT Al Muhajirin menyambut baik program edukasi tersebut. Kepala sekolah mengapresiasi inisiatif PLN yang menghadirkan pembelajaran kelistrikan dengan metode yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru sekaligus meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya penggunaan listrik yang aman dan hemat.

Melalui program PLN Goes To School, PLN terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya sadar energi di tengah masyarakat. Edukasi sejak dini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memahami pentingnya listrik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan energi dan lingkungan di masa depan.