Skip to main content

BRTV

Sudah Sikat Gigi Sebelum Tidur, Mengapa Mulut Masih Bau saat Bangun Pagi?

Ilustrasi bau mulut. Foto: Pinterest

Jakarta – Menyikat gigi sebelum tidur merupakan kebiasaan penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun, sebagian orang masih mengalami bau mulut ketika bangun pagi meskipun sudah membersihkan gigi pada malam sebelumnya.

Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan dikenal sebagai morning breath. Bau mulut pada pagi hari tidak selalu menandakan seseorang kurang menjaga kebersihan gigi. Ada proses alami yang terjadi selama tidur dan dapat memengaruhi aroma napas.

Salah satu penyebab utamanya adalah berkurangnya produksi air liur ketika tidur. Air liur berfungsi membantu membersihkan rongga mulut, membilas sisa makanan, dan menjaga keseimbangan lingkungan di dalam mulut.

Ketika produksi air liur menurun, kemampuan alami mulut untuk membersihkan dirinya juga berkurang. Akibatnya, bakteri lebih mudah menguraikan sisa makanan, protein, dan sel-sel mati yang terdapat di rongga mulut sehingga menghasilkan senyawa berbau tidak sedap.

Mengapa Mulut Tetap Bau meski Sudah Sikat Gigi?

Menyikat gigi sebelum tidur memang membantu menghilangkan plak dan sisa makanan. Namun, kebiasaan ini tidak menghentikan seluruh aktivitas bakteri di dalam mulut selama seseorang beristirahat.

Selain gigi, permukaan lidah juga dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri dan sisa sel. Bagian belakang lidah khususnya memiliki permukaan yang memungkinkan lapisan tersebut terkumpul dan berkontribusi terhadap bau napas.

Karena itu, menyikat gigi saja terkadang belum cukup untuk menjaga napas tetap segar sepanjang malam. Membersihkan lidah dan sela-sela gigi juga menjadi bagian penting dari perawatan kebersihan mulut.

Kondisi mulut kering akibat tidur dengan mulut terbuka atau hidung tersumbat juga dapat memperburuk bau napas pada pagi hari.

Faktor Lain yang Dapat Menyebabkan Bau Mulut

Selain penurunan produksi air liur saat tidur, beberapa faktor lain dapat memicu atau memperparah bau mulut, antara lain:

1. Sisa makanan di sela-sela gigi

Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menjadi sumber bagi bakteri untuk menghasilkan senyawa berbau.

2. Kebersihan lidah yang kurang terjaga

Lapisan pada lidah dapat mengandung bakteri, sisa makanan, dan sel-sel mati yang berkontribusi terhadap aroma napas.

3. Konsumsi makanan beraroma tajam

Makanan seperti bawang putih dan bawang merah dapat memengaruhi aroma napas, termasuk setelah seseorang tidur.

4. Mulut kering              

Kurangnya air liur membuat proses pembersihan alami rongga mulut tidak berjalan optimal. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kebiasaan bernapas melalui mulut atau penggunaan obat tertentu.

5. Gangguan gigi dan gusi

Gigi berlubang, penumpukan karang gigi, serta peradangan gusi juga dapat menjadi penyebab bau mulut yang berlangsung lebih lama.

Cara Mengurangi Bau Mulut saat Bangun Tidur

Ada beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga napas tetap segar pada pagi hari.

  • Sikat gigi dua kali sehari. Biasakan menyikat gigi dengan pasta gigi berfluorida, terutama sebelum tidur.
  • Bersihkan lidah secara lembut. Gunakan sikat gigi atau pembersih lidah untuk membantu menghilangkan lapisan yang menumpuk.
  • Bersihkan sela-sela gigi. Benang gigi dapat membantu mengangkat sisa makanan dan plak yang sulit dijangkau sikat.
  • Cukupi kebutuhan cairan. Minum air putih sesuai kebutuhan membantu menjaga kelembapan rongga mulut.
  • Periksa kesehatan gigi secara berkala. Pemeriksaan dapat membantu mendeteksi masalah gigi dan gusi yang berpotensi menyebabkan bau mulut.

Kapan Bau Mulut Perlu Diperiksa?

Bau mulut ringan saat bangun tidur umumnya merupakan kondisi sementara dan dapat berkurang setelah seseorang minum air, makan, serta membersihkan gigi dan lidah.

Namun, apabila bau mulut terus berlangsung sepanjang hari meskipun kebersihan mulut sudah dijaga, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan dokter gigi diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat masalah pada gigi, gusi, atau bagian lain di rongga mulut.

Pada akhirnya, bau mulut saat bangun pagi tidak selalu berarti kebiasaan menyikat gigi gagal. Penurunan produksi air liur selama tidur merupakan proses alami yang dapat memengaruhi aroma napas. Dengan menjaga kebersihan gigi, lidah, dan sela-sela gigi secara menyeluruh, bau mulut pada pagi hari dapat dikurangi.

brtv.co.id