
BRTV – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju dan Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan kesehatan, berdialog dengan petani kakao, serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memantau pelaksanaan program prioritas sekaligus melihat kondisi pelayanan publik di daerah.
Di Kabupaten Mamasa, Gibran mengunjungi SMA Negeri 1 Mamasa untuk melihat kondisi bangunan dan perkembangan program revitalisasi sekolah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menerima masukan dari para siswa terkait kebutuhan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar, termasuk perlengkapan olahraga, alat musik, dan fasilitas musala.
Selain sektor pendidikan, Wapres turut meninjau pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata di Mamasa. Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Mamasa, progres pembangunan rumah sakit tersebut telah mencapai sekitar 45 persen.
Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pembangunan sekaligus memastikan fasilitas kesehatan tersebut dapat segera memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Serap Aspirasi Petani Kakao di Mamuju
Dalam rangkaian kunjungan di Kabupaten Mamuju, Gibran berdialog langsung dengan para petani kakao di Sentra Pembibitan Kakao Mamunyu.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah kendala yang dihadapi petani dalam mengembangkan perkebunan kakao, mulai dari kebutuhan pupuk, ketersediaan bibit, pengendalian hama, hingga fasilitas pengolahan hasil perkebunan.
Gibran mendorong percepatan pemulihan perkebunan kakao melalui pemenuhan kebutuhan produksi dan penguatan fasilitas pendukung. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Kakao sendiri menjadi salah satu komoditas perkebunan yang memiliki potensi ekonomi penting bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang
Selain meninjau sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian, Wapres Gibran juga menghadiri peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Dalam kesempatan itu, sejumlah aspirasi pembangunan turut disampaikan kepada pemerintah pusat, di antaranya kebutuhan peningkatan akses jalan, jaringan internet, fasilitas kesehatan, tenaga pendidik, dan sarana pendukung pelayanan masyarakat.
Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi berharap kunjungan Wapres dapat mendorong tindak lanjut pemerintah pusat terhadap berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Kalumpang.
Pemerintah Perhatikan Pembangunan Daerah
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, perhatian juga diberikan terhadap program bedah rumah atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta kondisi masyarakat di sejumlah wilayah.
Gibran menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani berbagai persoalan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal masing-masing daerah.
Kunjungan ke Mamuju dan Mamasa ini memperlihatkan sejumlah sektor yang masih membutuhkan perhatian, mulai dari pemerataan pendidikan, peningkatan fasilitas kesehatan, pengembangan pertanian, hingga pembangunan infrastruktur dasar.
Pemerintah daerah berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sulawesi Barat.







