BRTV

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Kurangi Penggunaan Gawai

Sumber; Pexels

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak anak-anak untuk mengurangi penggunaan gawai dan memperbanyak aktivitas bermain dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026.

Ajakan tersebut disampaikan seiring pelaksanaan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Satuan Pendidikan. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berupaya mendorong keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dengan aktivitas yang melibatkan interaksi langsung.

Menurut Kemendikdasmen, aktivitas bermain memiliki peran dalam mendukung perkembangan fisik, sosial, emosional, dan kognitif anak. Oleh karena itu, anak-anak didorong untuk lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya maupun lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan di luar penggunaan gawai.

Dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, Kemendikdasmen juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan, antara lain permainan tradisional, eksplorasi alam, serta aktivitas berbasis sains dan kreativitas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyediakan alternatif aktivitas bagi anak di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital.

Kemendikdasmen menegaskan, pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah tidak dimaksudkan untuk melarang pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Kebijakan tersebut diarahkan agar penggunaan teknologi dilakukan secara proporsional, sehingga anak tetap memperoleh kesempatan belajar, bermain, dan berinteraksi secara langsung sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya.