Skip to main content

BRTV

7 Makanan yang Bisa Mengganggu Tidur Nyenyak, Sebaiknya Dibatasi Malam Hari

Ilustrasi tidur nyenyak. Foto: Pinterest

Sudah mematikan lampu dan berbaring di tempat tidur, tetapi rasa kantuk tak kunjung datang? Penyebabnya mungkin bukan hanya pikiran yang sedang sibuk.

Apa yang dikonsumsi menjelang waktu tidur juga dapat berpengaruh terhadap kualitas istirahat. Sejumlah jenis makanan dan minuman, terutama yang tinggi lemak, gula, kafein, atau terlalu pedas, dapat membuat sebagian orang lebih sulit mendapatkan tidur yang nyaman.

Karena itu, mengatur pilihan makanan pada malam hari bisa menjadi salah satu cara untuk membantu mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.

Berikut tujuh jenis makanan dan minuman yang sebaiknya diperhatikan jika ingin tidur lebih nyenyak.

1. Makanan Berat dan Berlemak

Makanan tinggi lemak, terutama makanan yang digoreng, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Makan dalam porsi besar menjelang tidur, seperti burger, kentang goreng, gorengan, atau makanan berlemak lainnya, dapat membuat sistem pencernaan tetap aktif ketika tubuh seharusnya mulai beristirahat.

Pada sebagian orang, kondisi tersebut bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan akhirnya membuat tidur kurang optimal.

2. Makanan dengan Banyak Kandungan Air

Makanan yang kaya air memang baik untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, terlalu banyak mengonsumsinya sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil.

Semangka, mentimun, dan seledri merupakan beberapa contoh makanan dengan kandungan air cukup tinggi.

Bukan berarti makanan tersebut harus dihindari sepenuhnya. Porsinya saja yang sebaiknya diperhatikan ketika waktu tidur sudah semakin dekat.

3. Makanan dan Minuman Berkafein

Kopi bukan satu-satunya sumber kafein. Zat ini juga dapat ditemukan pada teh, minuman bersoda, cokelat, hingga sejumlah makanan dan minuman dengan bahan dasar kopi.

Kafein merupakan stimulan yang dapat membuat tubuh tetap terjaga. Jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur, kafein dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk.

Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, menghindari konsumsi pada sore atau malam hari bisa membantu menjaga kualitas tidur.

4. Makanan Tinggi Gula

Camilan manis kerap menjadi teman bersantai pada malam hari. Namun, makanan dengan kandungan gula tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan menjelang tidur.

Permen, sereal manis, kue, dan berbagai makanan penutup termasuk jenis makanan yang perlu diperhatikan.

Asupan gula dalam jumlah tinggi dapat memengaruhi kadar gula darah dan pada sebagian orang membuat tidur menjadi kurang nyaman.

5. Makanan yang Mengandung Tiramin

Tiramin merupakan senyawa alami yang dapat terbentuk dalam makanan tertentu.

Beberapa makanan yang mengandung tiramin antara lain tomat, kecap asin, terong, dan keju.

Bagi sebagian orang, makanan dengan kandungan tiramin dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika mengalami gangguan tidur atau merasa tubuh sulit rileks pada malam hari.

6. Makanan Pedas

Makanan pedas mungkin tidak menjadi masalah bagi semua orang. Namun, mengonsumsinya menjelang tidur dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama pada orang yang rentan mengalami heartburn atau refluks asam lambung.

Sensasi panas dan gangguan pencernaan setelah makan makanan pedas juga dapat membuat seseorang kesulitan beristirahat.

Jika sering mengalami keluhan setelah menyantap makanan pedas, sebaiknya beri jeda antara waktu makan dan waktu berbaring.

7. Makanan dan Minuman Asam

Makanan atau minuman yang memiliki tingkat keasaman tinggi juga perlu diperhatikan, khususnya bagi orang yang mudah mengalami refluks asam lambung.

Konsumsi makanan asam pada malam hari dapat memperburuk rasa tidak nyaman pada sebagian orang. Kondisi tersebut kemudian berpotensi mengganggu waktu tidur.

Perhatikan Makanan Sebelum Tidur

Respons tubuh terhadap makanan bisa berbeda pada setiap orang. Ada yang tetap dapat tidur nyenyak setelah mengonsumsi makanan tertentu, sementara orang lain justru mengalami gangguan tidur.

Karena itu, penting untuk mengenali makanan apa saja yang membuat tubuh terasa kurang nyaman menjelang tidur.

Jika sering mengalami susah tidur, mencatat makanan dan minuman yang dikonsumsi pada malam hari dapat membantu menemukan pola. Memberikan jeda antara waktu makan dan tidur juga dapat membuat tubuh lebih siap beristirahat.

Dengan memilih makanan secara lebih bijak pada malam hari, kualitas tidur pun bisa lebih terjaga.