
Cikarang, 29 Oktober 2026 – Sebanyak 22 keluarga prasejahtera di Kabupaten Bekasi kini dapat menikmati sambungan listrik mandiri melalui program Light Up The Dream (LUTD) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang. Penyalaan listrik gratis tersebut dilakukan pada Rabu (28/10) secara serentak bersama seluruh unit di lingkungan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
Sambungan listrik gratis tersebut tersebar di empat wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Cikarang, yakni ULP Tambun, ULP Cibitung, ULP Lemahabang, dan ULP Cikarang Kota. PLN Cikarang mencatat telah merealisasikan 102 sambungan listrik gratis sepanjang tahun 2026.
Program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang diinisiasi insan PLN melalui donasi sukarela pegawai untuk membantu keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Bantuan yang diberikan mencakup biaya penyambungan, instalasi listrik, hingga token listrik perdana, sehingga penerima manfaat dapat menikmati layanan kelistrikan tanpa dibebani biaya awal penyambungan.
Manager PLN Cikarang, Kurniawan Fitrianto, menyampaikan bahwa penyalaan listrik serentak ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperluas akses kelistrikan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.


“Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi kesempatan bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat listrik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan anak, serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas keluarga penerima manfaat,” ujar Kurniawan.
Ia menambahkan bahwa sebanyak 102 sambungan listrik gratis sepanjang 2026 merupakan hasil kepedulian dan semangat gotong royong insan PLN Cikarang
Bagi penerima manfaat, kehadiran sambungan listrik mandiri diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas rumah tangga. Akses listrik juga mendukung kegiatan belajar anak-anak, pemanfaatan peralatan elektronik, hingga aktivitas ekonomi produktif yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Bekasi, H. Hudaya, menyampaikan bahwa listrik memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan keluarga. Kehadiran sambungan listrik mandiri tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga mendukung kegiatan belajar anak, aktivitas rumah tangga, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk menjalankan kegiatan produktif.


“Hadirnya listrik dapat membawa perubahan besar, anak-anak dapat belajar lebih nyaman, aktivitas keluarga menjadi lebih mudah, dan peluang usaha pun dapat tumbuh. Program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hudaya.
Pelaksanaan penyalaan serentak di wilayah Jawa Barat ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN untuk memaknai Hari Listrik Nasional melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan. Program Light Up The Dream tidak hanya berfokus pada penyambungan listrik, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat energi listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, di Bandung, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream mencerminkan kepedulian insan PLN dalam mendukung pemerataan akses kelistrikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi momentum bagi seluruh insan PLN untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui Light Up The Dream, semangat berbagi para pegawai diwujudkan dalam bentuk sambungan listrik gratis yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga prasejahtera. Kami berharap hadirnya listrik dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Joharifin.

Melalui program Light Up The Dream, PLN terus berupaya memperluas manfaat layanan kelistrikan sekaligus memperkuat kepedulian sosial insan PLN. Semangat Hari Listrik Nasional ke-81 dan Hari Sumpah Pemuda menjadi dorongan untuk terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.







