
KAB BEKASI – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dari sejumlah daerah di Jawa Barat berkumpul di Kabupaten Bekasi dalam agenda Silaturahmi Pengurus APINDO DPK B4 SUCI, Kamis (18/6/2026). Pertemuan yang mengusung tema “Merajut Kembali Kebersamaan, Memperkuat Sinergi dalam Semangat APINDO” itu menjadi forum konsolidasi sekaligus ruang bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan yang tengah dihadapi dunia usaha.
DPK APINDO Kabupaten Bekasi bertindak sebagai tuan rumah kegiatan yang dihadiri para ketua dan perwakilan APINDO dari Depok, Purwakarta, Karawang, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, Subang, Cianjur, serta Indramayu.
Dalam forum tersebut, sejumlah pengurus daerah menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di wilayah masing-masing. Beberapa isu yang mengemuka antara lain terkait ketersediaan air, keandalan pasokan listrik, hingga sejumlah kewajiban administrasi perusahaan yang dinilai memerlukan perhatian bersama.
Ketua DPP APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu Astutik, mengatakan forum silaturahmi menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi anggota sekaligus memperkuat koordinasi antar-DPK di Jawa Barat.
“Saya mendengarkan langsung berbagai kondisi yang dihadapi pengusaha di daerah. Ada persoalan terkait air, listrik, hingga tantangan-tantangan lain yang dirasakan pelaku usaha. Semua masukan ini penting untuk menjadi bahan pembahasan bersama,” kata Ning.
Menurutnya, beberapa daerah juga melaporkan adanya perusahaan yang melakukan penyesuaian tenaga kerja, bahkan menghentikan operasional usahanya akibat berbagai tekanan yang dihadapi industri.
Di sisi lain, Ning menilai Indonesia masih memiliki peluang besar untuk menarik investasi baru. Namun, peluang tersebut perlu didukung oleh iklim usaha yang kondusif dan penyelesaian berbagai kendala yang masih dihadapi pelaku usaha.
“Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menarik investor. Tetapi berbagai tantangan di lapangan juga perlu mendapat perhatian agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, dunia usaha siap mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja. Namun, menurutnya, dukungan kebijakan yang mendorong kemudahan berusaha juga menjadi faktor penting bagi keberlangsungan investasi.
Selain membahas tantangan dunia usaha, pertemuan tersebut juga menjadi ajang memperkuat jejaring dan komunikasi antar-pengurus APINDO di Jawa Barat. Ning berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala sehingga berbagai persoalan yang muncul di daerah dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.
“Melalui forum seperti ini, pengurus APINDO dapat saling bertukar informasi dan pengalaman. Apa yang berhasil dilakukan di satu daerah bisa menjadi pembelajaran bagi daerah lainnya,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antar-DPK APINDO di Jawa Barat guna mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat, berdaya saing, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Redaksi: Moch Andrian Syah







