BRTV

Awas! Studi Ungkap Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kanker Lambung Hingga 2,45 Kali Lipat

gambar ilustrasi

BRTV – Minuman dengan kandungan gula tinggi selama ini lebih sering dikaitkan dengan masalah berat badan, obesitas, dan diabetes tipe 2. Namun, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan: kebiasaan rutin mengonsumsi minuman manis ternyata berikatan erat dengan peningkatan risiko kanker lambung, terutama pada perempuan.

Studi ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal medis Gastro Hep Advances tersebut melibatkan analisis data dari lebih dari 112 ribu peserta.

Hasil Penelitian: Porsi Kecil, Risiko Besar

Berdasarkan hasil temuan para peneliti, individu yang mengonsumsi sedikitnya satu porsi minuman manis (sekitar 237 mililiter) setiap hari memiliki risiko terkena kanker lambung 2,45 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.

Dampak buruk ini ditemukan jauh lebih tinggi pada kelompok perempuan:

  • Peningkatan Risiko Umum: 2,45 kali lipat (dibandingkan non-konsumen).
  • Peningkatan Risiko Pada Perempuan: Melonjak hingga 3 kali lipat.

4 Potensi Mekanisme Biologis Pemicu Kanker Lambung

Para peneliti dari Massachusetts General Hospital menjelaskan bahwa meskipun penelitian lanjutan masih dibutuhkan untuk memastikan sebab-akibatnya, terdapat sejumlah proses biologis di dalam tubuh yang diduga berperan memicu kanker akibat gula berlebih:

  1. Stres Oksidatif & Kerusakan DNAAsupan gula berlebihan dapat memicu stres oksidatif di dalam tubuh. Kondisi ini berpotensi merusak struktur DNA, yang pada akhirnya memicu pertumbuhan sel-sel abnormal/kanker.
  2. Peradangan Kronis (Inflamasi)Konsumsi gula tinggi secara terus-menerus memicu peradangan kronis pada jaringan saluran pencernaan, menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan penyakit fatal.
  3. Resistensi Insulin & Fluktuasi HormonLonjakan gula darah berulang pemicu resistensi insulin. Gangguan metabolisme ini bersama perubahan hormon tertentu menciptakan kondisi ideal bagi sel kanker untuk berkembang.
  4. Disbiosis Mikrobioma UsusPola konsumsi tinggi gula dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme (mikrobioma) baik di saluran pencernaan, sehingga merusak sistem kekebalan tubuh di area lambung.

Langkah Pencegahan & Imbauan Kesehatan

Meskipun para peneliti menegaskan bahwa mekanisme pasti hubungan ini masih terus dipelajari, masyarakat dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi minuman tinggi gula.

Tips Sehat Menjaga Lambung:

  • Batasi konsumsi minuman kemasan bergula, soda, dan kopi kekinian ber-sirup tinggi.
  • Perbanyak konsumsi air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
  • Terapkan pola makan gizi seimbang.
  • Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan lambung kronis atau gangguan pencernaan berulang.