Jakarta, 13 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya turut mendukung suksesnya penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berhasil menarik 6,1 juta pengunjung dan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp8,2 triliun. Selama 32 hari penyelenggaraan, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026, seluruh rangkaian pameran dan hiburan berlangsung lancar dengan dukungan pasokan listrik yang andal.

Jakarta Fair 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian Jakarta. Tingginya antusiasme pengunjung memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, industri kreatif, dan sektor perdagangan yang memanfaatkan ajang tahunan ini sebagai sarana promosi serta peningkatan penjualan.
Pasokan listrik yang andal menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran seluruh kegiatan. Mulai dari operasional ribuan stan pameran, konser musik, atraksi hiburan, hingga pesta kembang api penutupan berlangsung tanpa gangguan kelistrikan yang berarti.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandengan menyiagakan puluhan personel gabungan bersama PLN UP2D Jakarta dan PLN Electricity Services yang melakukan pemantauan sistem kelistrikan selama 24 jam. PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 1.000 kVA dan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 800 kVA sebagai cadangan pada area penyelenggaraan yang memiliki kebutuhan daya sekitar 5.000 kVA.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan keandalan listrik yang terjaga sepanjang Jakarta Fair 2026 memberikan manfaat langsung bagi jutaan pengunjung dan mendukung aktivitas ekonomi yang tercipta selama acara berlangsung.

Menurutnya, kehadiran pasokan listrik yang andal membuat masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman serta membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan bisnisnya secara optimal.
“Jakarta Fair menjadi ruang pertemuan masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha, dan industri kreatif. Saat pasokan listrik terjaga, seluruh aktivitas dapat berjalan nyaman sehingga masyarakat dapat menikmati acara dan para pelaku usaha dapat melayani pengunjung dengan optimal. Inilah yang terus kami hadirkan melalui layanan kelistrikan yang andal,” kata Andy Adcha.
Andy Adcha menambahkan bahwa tingginya jumlah pengunjung dan nilai transaksi selama Jakarta Fair menunjukkan besarnya kontribusi kegiatan tersebut terhadap perekonomian Jakarta.

“Sebanyak 6,1 juta pengunjung dan nilai transaksi Rp8,2 triliun menunjukkan besarnya kontribusi Jakarta Fair bagi perekonomian Jakarta. PLN UID Jakarta Raya siap mendukung berbagai agenda strategis di Ibu Kota melalui pasokan listrik yang andal agar kegiatan masyarakat, promosi produk lokal, sektor hiburan, dan pariwisata dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat yang lebih luas,” tutur Andy Adcha.
Keberhasilan pengamanan kelistrikan selama Jakarta Fair 2026 semakin menegaskan kesiapan PLN UID Jakarta Raya dalam mendukung berbagai kegiatan strategis di Ibu Kota. Melalui layanan yang andal dan responsif, PLN UID Jakarta Raya terus menghadirkan pasokan listrik yang mendukung kenyamanan masyarakat, aktivitas dunia usaha, serta pertumbuhan ekonomi Jakarta.







