Skip to main content

BRTV

Terlihat Sehat, 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ternyata Bisa Membahayakan Jantung

Ilustrasi sakit jantung. Foto: Pexels

Jakarta – Menjaga kesehatan jantung tidak hanya dilakukan dengan berolahraga atau mengonsumsi makanan bergizi. Kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele juga dapat memengaruhi kesehatan organ vital ini jika dilakukan secara terus-menerus.

Beberapa kebiasaan yang dianggap sebagai bagian dari rutinitas normal, seperti kurang tidur, terlalu lama duduk, hingga mengabaikan stres, ternyata dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa memengaruhi kesehatan dalam jangka panjang.

Karena itu, penting untuk mengenali kebiasaan yang berpotensi membahayakan jantung dan mulai memperbaikinya secara bertahap.

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membahayakan Jantung

1. Terlalu Lama Duduk dan Kurang Bergerak

Gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik menjadi salah satu kebiasaan yang perlu diwaspadai. Duduk terlalu lama, baik saat bekerja, belajar, maupun menonton televisi, dapat membuat seseorang kurang bergerak sepanjang hari.

Kurangnya aktivitas fisik berkaitan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, gangguan metabolisme, dan penyakit jantung. Untuk menguranginya, cobalah berdiri, melakukan peregangan, atau berjalan sebentar secara berkala.

Aktivitas fisik juga sebaiknya dilakukan secara rutin sesuai kemampuan, misalnya dengan berjalan kaki, bersepeda, atau berenang.

2. Sering Begadang dan Kurang Tidur

Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh, termasuk kesehatan jantung. Kebiasaan tidur terlalu larut dan memiliki durasi tidur yang kurang dapat mengganggu pengaturan tekanan darah serta metabolisme tubuh.

Pada orang dewasa, kebutuhan tidur umumnya sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Durasi tersebut dapat berbeda berdasarkan usia dan kondisi masing-masing.

Menjaga jadwal tidur yang teratur, mengurangi penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur, dan menciptakan suasana kamar yang nyaman dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat.

3. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam dan Gula

Makanan cepat saji, camilan kemasan, minuman manis, dan makanan olahan sering menjadi pilihan karena praktis. Namun, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan yang berhubungan dengan jantung.

Asupan natrium atau garam yang terlalu tinggi dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang. Sementara itu, konsumsi gula berlebihan dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2, yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskular.

Untuk menjaga kesehatan jantung, biasakan membaca label nutrisi, membatasi minuman berpemanis, serta memperbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, dan sumber protein yang sehat.

4. Mengabaikan Stres Berkepanjangan

Stres merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, stres yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi pola tidur, tekanan darah, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik.

Sebagian orang mungkin merespons stres dengan mengonsumsi makanan secara berlebihan, merokok, atau mengurangi waktu istirahat. Jika berlangsung dalam jangka panjang, pola tersebut dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jantung.

Mengelola stres dapat dilakukan melalui aktivitas yang menenangkan, seperti berjalan santai, melakukan latihan pernapasan, menjalankan hobi, dan menjaga hubungan sosial yang positif.

Jika stres mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan tenaga profesional juga dapat menjadi langkah yang tepat.

5. Menganggap Merokok Sesekali Tidak Berbahaya

Sebagian orang menganggap merokok hanya sesekali tidak akan memberikan dampak berarti bagi tubuh. Padahal, paparan asap rokok dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan memperbesar risiko pembentukan bekuan darah.

Kandungan zat berbahaya dalam rokok juga dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif, tetapi juga orang yang terpapar asap rokok dari lingkungan sekitar.

Berhenti merokok merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Menghindari paparan asap rokok juga membantu melindungi orang-orang di sekitar.

Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga kesehatan jantung tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Sejumlah langkah sederhana dapat diterapkan secara konsisten dalam rutinitas sehari-hari.

Beberapa di antaranya adalah melakukan aktivitas fisik secara teratur, menjaga pola makan seimbang, mencukupi kebutuhan tidur, mengelola stres, dan menghindari rokok.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan untuk memantau tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Pemeriksaan tersebut dapat membantu mendeteksi faktor risiko sejak dini, bahkan ketika tubuh belum menunjukkan keluhan.

Perlu diingat, kebiasaan yang terlihat sehat belum tentu menjamin seseorang terbebas dari penyakit jantung. Faktor usia, riwayat keluarga, dan kondisi medis tertentu juga dapat berpengaruh.

Dengan mengenali faktor risiko dan menerapkan pola hidup yang lebih sehat, setiap orang dapat mengambil langkah nyata untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Informasi seputar kesehatan, gaya hidup, dan berita terkini lainnya dapat dibaca melalui brtv.co.id.