Jakarta, 8 Mei 2026 – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyiagakan pasokan listrik di Asrama Haji Jakarta untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan jamaah haji tahun 2026. Pengamanan kelistrikan dilakukan agar seluruh aktivitas jamaah dan petugas berjalan aman dan nyaman sejak tahap persiapan hingga keberangkatan.

Asrama Haji Jakarta menjadi salah satu titik penting embarkasi jamaah haji Indonesia. Keandalan listrik dibutuhkan untuk menunjang layanan utama seperti penerangan, pendingin ruangan, sistem informasi, serta fasilitas kesehatan yang digunakan jamaah selama berada di asrama.
Pengamanan pasokan listrik dilakukan dengan memfokuskan pada kesiapan sistem distribusi yang menyuplai kawasan Asrama Haji. PLN memastikan seluruh jaringan dan peralatan pendukung berada dalam kondisi siap operasi selama masa pelayanan haji.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam mendukung agenda nasional ibadah haji.
“Asrama Haji menjadi fase awal perjalanan jamaah menuju Tanah Suci. Pasokan listrik yang aman membantu menciptakan suasana nyaman sehingga jamaah dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum keberangkatan,” ujar Andy Adcha.

PLN juga menjalin koordinasi aktif dengan pengelola Asrama Haji Jakarta untuk memastikan kesiapan layanan kelistrikan selaras dengan kebutuhan operasional di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah penyesuaian apabila terjadi perubahan kebutuhan selama operasional berlangsung.
Andy Adcha menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi faktor pendukung penting bagi kelancaran seluruh proses pelayanan jamaah.
“PLN menjaga pasokan listrik tetap stabil agar seluruh rangkaian kegiatan di Asrama Haji, mulai dari proses administrasi hingga layanan kesehatan, dapat berjalan lancar,” kata Andy Adcha.
Di tingkat operasional, Manager PLN UP3 Kramat Jati, Eka Panji Saptaprasetya, menjelaskan bahwa pengamanan kelistrikan dilakukan melalui langkah teknis yang terukur.
“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jaringan tegangan menengah dan rendah, pengecekan gardu distribusi, serta pemantauan beban listrik secara berkala. Personel teknik kami siagakan 24 jam untuk memastikan sistem distribusi yang menyuplai Asrama Haji tetap andal selama masa operasional haji,” ujar Eka Panji.

Ia menambahkan, PLN UP3 Kramat Jati juga menyiapkan peralatan pendukung dan sistem cadangan serta melakukan pengamanan jaringan dari potensi gangguan lingkungan agar pasokan listrik tetap terjaga.
Melalui kesiapsiagaan ini, PLN berkomitmen mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026 serta menghadirkan layanan kelistrikan yang aman dan dapat diandalkan bagi jamaah dan masyarakat.





